Whats Up 2019!

It’s been a while.. Yeah, Family life makes me super busy. Never had a spare time to put my fingers on keyboard for updating my blog. I have tried but it’s just not happening. A husband of my wife, a father of my 2 awesome kids, an owner to Markotam Holdings, as well as an engineer to the Company, occupies most of my productive time (also spare time). Life just becomes too hectic! It’s not a complaint but a compliment to Life!

This blog brings me to what I am now, yup karena blog ini lah yang membawa saya sampai ke Nigeria, keluar dari zona nyaman di Indonesia dan sampai sekarang menjadi lebih kuat menjalani hidup ini. So, I will spend a few of my valuable time to update this blog! I mean it, finger crossed!

OFFPIPE, something that is tied with me for the last 10 years. Some people know me via this blog after searching for OFFPIPE. I am NOT actually an OFFPIPE master, I am just normal OFFPIPE user who is luckly having spare time to write about OFFPIPE – nothing more. The fact that I will use this blog as my future reference when I get lost! Lol!

OFFPIPE is no longer used by top tier installation contractor. The industry is now demanding a better software performance which can go beyond the normal limit of the structures. The choice falls into OrcaFlex! The consequences, I will start to write about OrcaFlex application for installation engineering from now on. OFPIPE will never be forgotten but it’s just being completed by OrcaFlex! OFFPIPE is preferably to use for fast track project or during tender stages.

Stay tuned!

Sign Convention for the Six Laybarge Motion in OFFPIPE

Guys, just quick ones! Di manual OFFPIPE ada sedikit kesalahan saat men-define sign convention untuk six laybarge motion. Gambar yang ditampilkan tidak sesuai dengan paragraf yang menjelaskan, yaitu untuk masalah YAW motion. Di paragrafnya tertulis kalau arah position untuk YAW motion adalah berdasarkan kaedah rotasi tangan kiri (left hand rotation) tetapi di gambarnya menunjukkan itu sebagai kaedah tangan kanan. Jadi buat rekans yang mengkonvert RAO dari software lain untuk dimasukin ke OFFPIPE, please pay attention to this one yah…

Kebetulan saya lagi utak atik orcaflex dan offpipe, ini saya share perbedaan sign convention antara orcaflex dan offpipe. Jadi ketika kita meng-convert RAO dari orcaflex ke offpipe harap perhatikan perbedaan keduanya.. Yuk disedot gan hehe… Semoga bermanfaat.

Salam Merdeka!

Pseudo-Dynamic = men-Dynamic-kan Static Analysis

Kalo kita bicara masalah static analysis maka sudah pastinya this analysis only deals with the pipe and the lay equipment in static condition (tidak memperhatikan environmental load seperti wave atau pun barge motion). Static analysis biasanya mencakup initiation, normal lay, A&R, dan laydown. Semua analisis ini tidak memperhatikan environmental load (eg. Wave) dan juga barge motion, jadi pure static only. Tapi apakah mungkin kita akan mengalami keadaan ideal dimana tidak ada sama sekali wave atau pun barge yang bergoyang? Pastinya tidak mungkin bukan.. Jadinya sebenarnya semua analisa itu harus memperhatikan dynamic load, terutama wave dan barge motion, karena ini yang sangat mempengaruhi stress di pipe kita. Tapi apakah harus kita analisa semuanya seperti kita melakukan analisa dynamic pada umumnya? Jawabannya tentu juga tidak perlu. Tidak perlu sedetail itu. Sebenarnya, Continue reading “Pseudo-Dynamic = men-Dynamic-kan Static Analysis”

Subsea Pipeline Installation, OFFPIPE

Subsea Pipeline Installation, OFFPIPE

Based on milist Petrolifere en Mer (Java to Indonesian) by David Makisang

..

Offpipe adalah software berbasis FEM (Fine element method) yang mampu mencover semua bentuk problem instalasi pipeline, kemampuan software ini antara lain:

  1. Static dan dynamic analisi pada pipelay baik dengan metode S-Lay ataupu J-Lay tak terbatas pula pada kasus dengan atau tanpa stinger.
  2. Davit Lifting
  3. Pipe abandon, startup maupun laydown
  4. Analsia stress pada pipa akibat kontur laut yang tidak rata

Ada beberapa analisa yang perlu kita perhatikan pada proses instalsi pipeline:

  1. Analisa Start-up
  2. Normal Laying
  3. Laydow Analysis

Analisa 1,3 merupakan proses awal dan akhir, mungkin kita bahas di waktu lain. Sekarang kita mulai dulu dari Normal Laying.

Apa saja data yang kita butuhkan untuk proses pipelaying..??

  1. Section Pipa dan Jenis Material Propertise, berisi informasi seputar ukuran pipa lengkap dengan coating, tidak peduli pakai corrotion coating, field joint coating atau concrete coating. Ditambah dengan berat pipa di dalam air dan di udara bebas.
  2. Propertis Tanah, berisi jenis tanahnya itu apa, untuk menentukan coefisent friction, atau juga untuk menentukan stabilitas pipa di atas tabag. Bahasa jawanya ‘Pipone mancep opo glamber-glamber’.
  3. Barge properties, menentukan kordinate kapal, tensioner dan roller
  4. Stinger properties (kalo dipakai), ini juga berisi koordinatnya roller di stinger skalian bouyancy capacity kalo pakai floating stinger.
  5. Kondisine lingkungan
  6. RAO untuk analisa dinamis .

Berikut ini adalah tampilan awalnya. Dalam offpipe kita bisa desain baru dari awal atau memodifikasi data yang sudah ada dengan memilih menu “Edit Existing Input Data File’. Saran saya sih modif aja data yang sudah ada biar mempersingkat waktu pengerjaan.

offpipe awal

…m sss

Pada saat telah masuk menu ‘edit existing input data file’ akan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini dengan adanya tulisan ’40ADYN58′ di pojok kanan atas. Lalu kita diminta untuk mengisikan data seperti pada tampilan.

2

Berikut ini penjelasannya,

  • Problem Title or Heading, untuk nama pekerjaan,
  • Job Number, untuk memperjelas seperti Sub Bab,
  • User Name, nama yang punya pekerjaan,
  • Problem Input, memperjelas unit satuan yang akan digunakan, ketik angka 1 untuk satuan Britsh dan angka 2 untuk SI.

offpipe-3

Tampilan selanjutnya adalah penentuan analisa yang akan kita lakukan. Menu ‘pipe strain’ adalah untuk menentuka regangan, ‘stresses’ untuk tegangan dan seterusnya. Kalo kita ingin Offpipe mengeluarkan hasilnya maka ketik angka 1, tapi jika kita tidak menginginkannya maka dibiarkan kosong saja.

offpipe-4

Pada tampilan di atas, kolom yang akan diisi berfungsi untuk memberikan identitas untuk result mengenai grafik yang ingin kita lihat. Selain itu juga bisa menunjukkan bentuk side view dari profile elevationnya kerjaan kita. Kada-kadang suka banyak dan tergantung hasil yang ingin dikeluarkan oleh masing-masing user yang berkepentingan.

Selanjutnya kita masuk ke bagian terpenting dari OFFPIE, namanya kolom untuk propertis pipa..

offpipe-5

Isi kolom dengan data yang tersedia saja. Yang paling penting adalah kolom yang di bold putih. Sedangkan lainnya bisa diisikan kalo memang datanya tersedia, tapi jika tidak bisa di-dafault saja.

Kemudian selanjutnya kita akan melihat tampilan kolom tensioner di Barge seperti gambar di bawah ini.

offpipe-6

Menu ‘static pipe tension’ adalah besarnya tension yang kita berikat pada saat laying, minimal atau maksimal, atau bisa juga dikosongkan. Angka 683 sebagai contoh artinya 683 KN. Ingat kan kita pakai satuan SI dalam panduan ini seperti telah kita tentuka sebelumnya.

Selanjutnya kita akan membahas masalah BARGE DATA, hal yang sangat kritikal dan butuh perhatian lebih. Tapi.. tunggu di episode selanjutnya yah..

..

OK, sementara sekian dulu..

Kapan-kapan dilanjutkan lagi. Jadi kalo masih penasaran jangan lupa untuk mampir kembali ke blog ini. Terima kasih.

..

..

-compiled and brought to you by vladimir medio-

Tips dan Rahasia Mendapatkan Anak Unggulan

Tips dan Rahasia Mendapatkan Anak Unggulan

Orang tua berkeinginan mempunyai anak unggulan atau memiliki kecerdasan tinggi. Tentunya keunggulan hakiki yang dapat membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Keunggulan atau kecerdasan dipahami melalui kemampuan seseorang menggunakan akal pikirannnya melebihi orang lain. Daya pikirnya menjangkau ke depan hingga sanggup menangkap semua persoalan dan diselesaikan dengan analisis yang tajam. Parameter ini disebut: IQ (Intelligence Quation).

Parameter lainnya adalah: EQ (Emotional Quation) dan SQ (Spiritual Quation). Ketiga parameter tersebut dianggap merupakan keunggulan hakiki atau kecerdasan yang menyelamatkan.

Lantas, bagaimana menciptakan generasi masa depan yang memiliki keunggulan hakiki dan merencanakannya sejak dalam kandungan?

Diperlukan beberapa langkah untuk memiliki anak unggulan, yaitu:

PERTAMA: MASA PERSIAPAN PERSETUBUHAN

  1. Ruangan kamar. Tempat tidur (seprei, selimut dan pakaian harus bersih dari najis). Sediakan parfum untuk menyegarkan suasana.
  2. Lampu Kamar. Penerangan sedapat mungkin berasal dari cahaya luar rumah atau cahaya rembulan.
  3. Makanan. Hindari makanan yang di haramkan dan hindari persetubuhan dalam keadaan lapar atau terlalu kenyang.
  4. Fisik. Fisik harus sehat, suasana hati tenang dan bahagia. Tidak dalam suasana marah atau sedih. Gunakan selimut untuk menutupi sebagian tubuh.
  5. Doa Bersetubuh. Awali persetubuhan dengan membaca doa.
  6. Apabila ingin melakukan persetubuhan kedua, hendaknya membersihkan terlebih dahulu atau berwudhu.
  7. Waktu. Pilihlah waktu-waktu yang baik menurut kebutuhan. Tetapi sebaiknya jangan bersetubuh pada waktu sepertiga malam. Karena saat itu untuk melakukan shalat tahajjud.
  8. Apabila menginginkan anak perempuan, maka miring ke kiri. Sedangkan jika menginginkan anak lelaki, miring ke kanan.

KEDUA: SAAT MENGANDUNG HINGGA BAYI LAHIR

  1. Apabila Allah SWT merahmatinya dengan terjadinya pembuahan, maka mulailah secara rutin membaca Al Qur’an, Surat Yusuf setiap hari. Pada hakekatnya, membaca Surat Yusuf ini bertujuan mendapatkan pahala, disamping menanamkan sugesti yang kuat agar kelak anak menjadi seperti Nabi Yusuf As. Seorang Nabi yang diberkahi wajah rupawan, berbakti kepada orangtua dan saudaranya dan memiliki kecerdasan yang tinggi.(Namun jauh lebih baik membiasakan khataman Qur’an).
  2. Sugesti semacam ini sangat penting, karena ikut menentukan seperti apa kelak anak yang diinginkan. Adakalanya orangtua tersugesti idola di televisi, seperti penyanyi atau bintang film, lalu menginginkan anaknya seperti idolanya itu.
  3. Namun demikian, mensugestikan diri dengan figur agama jauh lebih baik, seperti para Nabiyullah atau tokoh Khulafaur Rasyidin, Umar bin Abdul Aziz, Salahuddin Al Ayyubi, Siti Aisyah ra, Rabiah Al Adawiyyah, dll. Untuk mengenal tokoh tersebut harus rajin membaca buku agama.
  4. Bisa juga sugesti melalui tokoh terkini, seperti : Abdullah Gymnastiar, Quraish Shihab, Nurcholish Majid, Sutrisno Bachir, Rano Karno, Dede Yusuf, Din Syamsudddin, Amien Rais, Syahrul Gunawan, dll. Atau figur wanita seperti: Megawati, Marissa Haque, Ratih Sanggarwati, Neno Warisman, Astri Ivo, Inneke Kusherawati, Marshanda, dll.

KETIGA: SAAT BAYI LAHIR, HINGGA MAMPU MANDI SENDIRI (USIA 4-5 TAHUN)

  1. Saat bayi lahir, suarakan azdan di telinga kanan dan iqomat ditelinga kiri. Hal ini dimaksudkan agar suara yang pertama didengar bayi di dunia adalah kalimat mengagungkan kebesaran Tuhan, ketauhidan dan syahadat.
  2. Selanjutnya secara rutin membaca Al Qur’an, Surat Yasin setiap hari.
  3. Usai membaca, lalu berdoa memohon barokah dan karomah Surat Yasin tersebut. Kemudian tiupkan ke dalam botol berisi air (berukuran sekitar 1 liter).
  4. Pada saat bayi dimandikan, tuangkan sebagian air (kira-kira ½ liter) yang sudah diberi barokah Surat Yasin tersebut ke dalam ember berisi air biasa. Sisa air dalam botol digunakan untuk mandi berikutnya.
  5. Dalam sehari bayi mandi dengan diberi tambahan air dalam botol tersebut.
  6. Lakukan setiap hari secara rutin hingga anak berusia 4-5 tahun, atau saat anak mulai dapat melakukan mandi sendiri.

KEEMPAT: SAAT BAYI LAHIR HINGGA MENJELANG MASUK SEKOLAH DASAR (USIA 6-7 TAHUN)

Dilakukan mulai bayi lahir. Tujuannya agar anak senantiasa didoakan tamu. Langkahnya sbb:

  1. Apabila kedatangan tamu, maka biasakanlah memperkenalkan anak kepada tamu di ruang tamu. Caranya dengan membawa anak ke ruang tamu hingga tamu dapat melihat dan mengenalnya.
  2. Pada umumnya, tamu akan tersenyum melihat tingkah lucu anak. Pada saat itu, tamu akan berkata, misalnya, ”Aduh cakepnya anak ini, moga-moga jadi anak yang pintar dan soleh,” atau kalimat, “Aduhai cantiknya, mudah-mudahan jadi wanita shalihah,” dll.
  3. Perkataan semacam itu pada hakikatnya bermakna doa. Apabila orangtua mendengarnya, maka ucapkanlah dalam hati, “Amin, Ya Robbal Alamin”.
  4. Apabila sudah terbiasa memperkenalkan anak-anak kepada tamu, maka tentu anak akan semakin banyak yang mendoakannya. Dapat di bayangkan pula beragam doa yang akan didapat anak. Boleh jadi, tamu akan berkata, ”Mudah-mudahan menjadi manusia yang berguna bagi agama dan bangsa.” Atau kata-kata seperti ini, “Semoga kelak jadi pemimpin yang adil dan bijaksana,” dan sejumlah kemungkinan doa-doa yang baik yang bakal diterimanya. Tetapi harus diingat, doa orangtua yang utama.
  5. Meski begitu, adakalanya perilaku anak sering merepotkan orangtua, seperti memecahkan gelas atau mengotori taplak meja. Apabila hal itu terjadi, jangan singkirkan anak dari ruang tamu. Orangtua harus bersikap sabar menunggu hingga tamu berkata yang bermakna doa. Setelah tamu berucap doa, baru anak dipindahkan ke ruang lain atau bermain dengan rekan sebayanya.
  6. Apabila tamu dipersilahkan makan, sebaiknya anak ikut pula makan bersama orangtua dan tamunya.

Harus dipahami, sejalan bertambahnya usia anak, banyak faktor lain yang harus diperhatikan orangtua, seperti pendidikan dan lingkungan. Langkah di atas merupakan perhatian khusus orangtua, sebelum anak memasuki pergaulan luas di sekolah dan lingkungannya.

Langkah tersebut, Insya Allah dapat mencapai keberhasilan memiliki anak unggulan yang hakiki, yaitu mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Catatan: Kisah pada point ketiga Misteri dapatkan dari seorang teman. Dia menceritakan rekannya yang memiliki anak cerdas hingga mendapat beasiswa di Australia. Sekarang anak cerdas itu tinggal di Jepang dan beristeri wanita sana.

Kisah pada point keempat, Misteri dapatkan dari ceramah tarawih di Yogyakarta. Penceramah yang juga dokter senior itu bercerita tentang rekannya yang berprofesi sebagai guru sekolah dan memiliki beberapa anak. Tetapi alhamdulillah, semua anaknya berhasil menjadi sarjana.

Sedangkan point kesatu dan kedua, sebagian sudah umum dilakukan di masyarakat.

sumber: AGUS SISWANTO

Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara

Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara

Apakah pengaruh kontak mata pada saat wawancara? Bagaimana juga pengaruh intonasi suara terhadap keberhasilan wawancara?
Dalam wawancara seringkali faktor diluar “isi” seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara.
Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara.
Intinya, bahwa melalui tatapan Anda selama wawancara haruslah menandakan:
a) apakah Anda cukup percaya diri,
b) apakah Anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut,
c) apakah Anda jujur dengan isi komunikasi Anda,
d) apakah Anda tampil “jujur” sesuai dengan kepribadian Anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat.
Intonasi akan memperlihatkan apakah Anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa Anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi.
Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada “menutup” diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan Anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri.

VLaD.

Interviewing Tips for Beginner

Interviewing Tips for Beginner

Let to know the company
Laern as much as possible about the company, by reading the latest press release. Then, you can ask the recruiters informed question.

Prepare for your first interview
Remember, we’ve been there. We know how uncomfortable interviewing can be, especially when someone is going into details about your resume or application. Relax, and you’ll do just fine. We’re trying to get to know you better, so we’ll need your help. Be sure to express your strengths and skills clearly. You’ll also want to explain the areas you feel you need to develop. Don’t be afraid to share that with us. We can provide extensive training so if you’ve got a soft area or two, we can help you strengthen those areas. First interviews usually last about an hour.

During the interview
Listen well. Pay attention to the questions asked and make sure you give concise answers. Be honest. Nobody’s going to ask you if you have 20 years of experience. We know you’re just graduating from school. Simply emphasize your strong points for our benefit. Be direct, confident, and comfortable. If you don’t understand a question, ask to have it repeated.

Regards,

Vladimir Medio