..sedikit berbagi ilmu..

ketika ilmu begitu bermanfaat

Tahapan Pekerjaan Offshore Pipelaying

….

Video di atas menjelaskan secara singkat bagaimana proses pekerjaan offshore pipelaying. Mari coba kita simak bersama dan kita bahas hehe…

  • Time : 00 00
    • Proses transfer pipa dari transportation barge ke pipelay barge. Coba perhatikan dengan seksama, pipa ini merupakan jenis anode joint, ada anode ditengah-tengah pipa.
  • Time : 00 35
    • Ini merupakan lineup station (beadstall) dimana proses persiapan pipeline dimulai. Aktivitas yang ada disini antara lain bevelling, buffing, pre-heat, dan lain-lain. Dalam video ini akan terlihat mesin kotak berwarna merah (Tine 00.43), itu biasa disebut sebagai Pipe Face Machine.Terlihat juga riggers melakukan pengecatan nomer field joint. Continue reading
Advertisements

March 5, 2010 Posted by | Offshore, oil and gas, Piping/Pipeline | , , , , , , , , , , | 13 Comments

Perhitungan Span pada Pipeline

Analisa Freespan Dinamis

Pipa bawah laut yang terkena beban hidrodinamis suatu ketika akan mengalami kelelahan, karena akibatkan beban tersebut yang bersifat siklis. Kelelahan pada struktur akan memicu terjadinya kegagalan. Tujuan dari analisa freespan dinamis adalah untuk menentukan panjang span maksimum yang diijinkan agar pipa terhindar dari respon-respon alami yang bisa menyebabkan kelelahan.

….

Vortex Induced Vibration (VIV)

Vortex adalah suatu aliran dimana fluida tersebut partikelnya berotasi pada aliran rotasinya terhadap titik pusatnya. Pelepasan vortexnya disebut dengan vortex shedding, yang mempunyai kecepatan transversal dan tangensialnya konstan dan bervariasi terhadap radiusnya (Indiyono, 1994). Akibat adanya vortex shedding ini, pipa yang dilalui aliran fluida terkena distribusi tekanan lokal. Dan akibat adanya tekanan tersebut, maka pipa akan bergetar atau berosilasi dengan frekuensi tertentu. Osilasi ini akan menyebabkan kelelahan dan dapat mengakibatkan kegagalan.

….

Osilasi pada pipa biasanya bergerak sejajar (in line) dengan arah aliran, tetapi juga bisa bergerak tegak lurus terhadap arah aliran, tergantung pada kecepatan arus dan panjang span (Boyun Guo, 2005). Berikut ini adalah pengklasifikasian jenis osilasi (Naess,1985) :

….

a. Osilasi In-Line Flow

Suatu bentangan pipa akan berosilasi searah aliran fluida apabila nilai parameter kestabilan Ks­ ­< 1,2 , serta reduced velocity (UR) berada pada rentang 1.2 dan 3.5  ( 1.2 < UR < 3.5 ). Selain itu, osilasi jenis ini tidak akan terjadi bila memenuhi syarat sebagai berikut :
G/OD >= 0.25 OD


Dimana: G adalah gap (jarak antara pipa bagian bawah dengan seabed). Angka Ks dan UR akan dijelaskan pada subbab berikutnya.
….

b. Osilasi Cross Flow

Suatu bentangan pipa akan berosilasi searah aliran fluida apabila nilai parameter kestabilan Ks­ ­< 16 , serta reduced velocity (UR) berada pada rentang 3.5 dan 10    ( 3.5 < UR < 10 ). Angka Ks dan UR akan dijelaskan pada subbab berikutnya.

…..

Frekuensi Vortex Shedding

Seperti kita ketahui sebelumnya, bahwasannya apabila aliran melewati pipa, maka aliran yang terbentuk setelah melewati pipa tidak stabil, sehingga menyebabkan pipa berosilasi. Ketika aliran melewati pipa maka akan terjadi flow separation dan terbentuk vorteks di belakang pipa. Vorteks tersebut akan menyebabkan perubahan tekanan hidrodinamis pada pipa. Frekuensi Vorteks bergantung pada kecepatan aliran dan diameter pipa. Jika frekuensi vorteks mendekati sama dengan frekuensi freespan pipa, maka akan terjadi resonansi. Hal ini dapat menimbulkan kegagalan akibat kelelahan pada pipa. Kegagalan pada struktur pipa dapat dicegah dengan menjauhkan nilai frekuensi vortx-shedding dengan frekuensi alami pipa, sehinga osilasi yang terjadi dapat diminimalkan (Benfika, 2007)

..d……..

Massa Efektif Pipa

Massa effektif pipa adalah jumlah  dari massa seluruh struktur pipa ditambah dengan massa dari kandungan/fluida yang dialirkan, serta massa tambah. Dalam Yong Bai (1981), persamaan massa efektif pipa adalah :

Me = Mstr + Mc + Ma

…..

Dimana :

Mstr : Massa stuktur pipa (termasuk lapisan), kg/m

Mc : Massa kandungan pipa, kg/m

Ma : Massa tambah

: 0.25 . π D2. ρ. Ca

….

Dimana:

Ca : Koefisien massa tambah

….

Pengaruh signifikan secara fisik dari massa tambah adalah ketika struktur mempercepat dalam melewati aliran fluida. Dibutuhkan energi untuk mempercepat, tidak hanya terhadap berat struktur pipa itu sendiri, tetapi juga terhadap massa sejumlah fluida yang bergerak.

….

Parameter Kestabilan

Dalam Boyun Guo (2005), salah satu bagian penting dalam menganalisa gerak akibat vortex adalah parameter kestabilan. Parameter ini digunakan untuk menentukan respon maksimal akibat beban hidrodinamis (Kaye, et al). Persamaannya adalah sebagai berikut :

pk

dimana :

Ks : Parameter kestabilan

Me  : Massa efektif pipa, kg/m

δs : Logaritmic decrement ( 0,125 )

ρ : density air laut, kg/m3

D : diameter luar pipa, m

….

Reduced Velocity

Dalam Bayun Guo (2005) reduced velocity adalah kecepatan dimana osilasi akibat vortex shedding terjadi. Reduced Velocity digunakan untuk penentuan pada kecepatan berapa terjadi getaran/osilasi akibat vortex shedding.


Panjang Span kritis

Sedangkan dalam Guo (2005), panjang span kritis atau panjang pipa tanpa support dimana terjadi osilasi akibat arus adalah merupakan hubungan antara frekuensi natural span pipa dan reduced velocity.

…..

Panjang Span Kritis untuk gerak cross flow adalah:

11….

Panjang span kritis untuk gerak in-flow adalah :

22….

Dimana :
Ls : panjang span kritis, m

Ce : Konstanta ujung span

Ur : Reduced Velocity, m/s

D : diameter luar pipa, m

Me : Massa efektif pipa, kg/m

February 24, 2009 Posted by | Piping/Pipeline | , , , , , , | 9 Comments

Pengalaman Pertama Kerja Praktek

Tahun 2006 merupakan pengalaman pertama buat saya dalam melaksanakan Kerja Praktek. Dan di tahun ini pula saya diterima KP di 2 perusahaan berskala internasional di Indonesia. Disini, saya akan berbagi sedikit pengalaman dalam menyelesaikan KP saya di tahun 2006 yaitu pertama pada bulan Juli-Agustus 2006 di perusahaan minyak milik Prancis, Total E&P Indonesie dan bulan Agustus-September 2006 di perusahaan biro klasisfikasi milik Jerman, Germanischer Lloyd Nusantara (saya akan menceritakan di episode selanjutnya).

Begitu mendapat kabar telah diterima KP di Total, segera saya persiapkan semua perlengkapan perang. Berupa pakaian, buku tentunya dan uang secukupnya. Waktu itu saya mendapat jadwal berangkat dari Jakarta sedangkan posisi saya di Surabaya, sebagai informasi saya kuliah di salah satu perguruan terbaik di Indonesia yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Jurusan Teknik Kelautan atau bahasa kerennya adalah Offshore Engineering. Jurusan saya berhubungan dengan bagaimana mendesain, membangun dan menginstalasi struktur bangunan laut seperti bangunan pengeboran minyak lepas pantai (offshore platform) baik yang terpancang (fix structure) atau yang terapung (floating structure), struktur perpipaan untuk mengalirkan hasil pengeboran di laut sampai ke darat (pipeline) dan untuk memprosessnya (process piping), serta ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengan struktur pengeboran lepas pantai. Dan harus diperhatikan dan dicatat, Jurusan kita adalah yang terbaik di bidangnya di Indonesia.

From Surabaya to Balikpapan with love. My private headline untuk memotivasi diri sendiri. Kadang sifat narsis sangat diperlukan untuk membangun spirit dan semangat perjuangan. Perjalanan pertama saya tempuh dari Surabaya ke Jakarta menggunalan sepur. Sampai di Jakarta langsung ke Plaza Kuningan menghadap ke kantor Total untuk briefing dan ambil tiket pesawat ke Jakarta. Ups.. ternyata bukan hanya saya lho tapi ada sekitar 9 orang (kalo ga 10 org) yang diterima oleh Total, rata-rata dari ITS, ITB, UI dan UGM yang telah disaring dari lebih 90 orang (katanya sih).

Besoknya langsung saya meluncur dari Jakarta ke Balikpapan dengan menggunakan jasa pesawat terbang Garuda Indonesia (bukan promosi lho ini). Sesampainya di Balikpapan, jangan khawatir buat kamu yang belum pernah ke sana sebelumnya, Total sudah meminta pihak Hotel untuk menjemput di Bandara Sepinggan Balikpapan. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, saya dari bandara saya langsung menuju ke hotel yang telah disediakan. Hotel Pacific, adalah hotel yang telah bekerja sama dengan Total untuk menampung mahasiswa KP, magang ataupun yang masuk dalam proses rekrukmen perusahaan.

Sebagai informasi, kita mendapat jatah hotel lengkap dengan akomodasi, laundry dan transportasi hanya selama 5 hari sebelum kita mendapatkan tempat tinggal (kost) selanjutnya. Untuk akomodasi makan, kita mendapatkan jatah makan di hotel sebesar Rp.150.000 per hari. Jika lebih dari itu, maka kelebihan harus kita bayar sendiri hehe.. Dan untuk saya, jatah efektif tinggal 4 hari karena hari pertma sudah saya ambil meskipun saya check in jam 9 malam. Jadi, kalau bisa datang pagi saja ke Balikpapan jadi bisa jalan-jalan sebentar sambil menunggu waktu check in jam 12 siang.

Keesokan harinya, saya menuju ke kantor Total yang terletak di daerah kekuasaan Pertmina tepatnya di Jalan Minyak. Setalah bertemu dengan pihak HR, saya langsung diantarkan ke departemen di mana saya akan melakukan KP, yaitu DKE/CST/OPS/OFF atau sekarang berubah menjadi ENG/CST/OFF. Disitu saya bertemu dengan mentor (pembimbing) yang ditunjuk oleh perusahaan selama saya KP. Beliau yang akan bertanggung jawab dan memberi program KP kepada saya selama disana. Namanya masih tetap saya ingat, Bapak Agus Supriyanto, kebetulan beliau juga alumni dari ITS entah berapa tahun yang lalu. Praktis hari pertama hanya ada perkenalan dan basa-basi sampai basi hehe..

Besoknya lagi (hari ketiga di Hotel) saya langsung check out dari hotel. Lho bukannya masih ada jatah hotel 2 hari lagi. Yup, betul. Dari Perusahaan ternyata menempatkan saya langsung ke lapangan jadi hari itu juga saya harus meluncur ke lapangan. Terus bagaimana dengan sisa jatah hotel selama 2 hari itu? Tenang saja, jatah 2 hari itu tetap saya dapat dan akan saya ambil lagi pada hari terakhir saya KP. Karena nantinya juga saya akan kembali ke kota Balikpapan dan mengerjakan serta ujian KP disini, sehingga saya pasti membutuhkan tempat tinggal lagi. Daripada kost cm 2 hari kan mending men-switch jatah hotel kita kan hehehe..

Tujuan pertama saya adalah daerah Handil, Itu adalah nama salah satu lapangan milik Total. Perjalanan dari Balikpapan ke Handil ditempuh selama 2 jam dengan menggunakan bus milik Total. Tapi kalau kita sudah jadi pegawai disana kita bisa memilih naik Copper (sejenis helicopter), hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Handil Base terletak di pinggiran delta sungai mahakan. Sebagai informasi, sebagian besar lapangan produksi minyak milik Total ada di daerah delta sungai mahakam. Jangan terkecoh dengan sebutan sungai. Meskipun sungai tapi kedalaman airnya lumayan dan alur lalu lintasnya ramai seperti jalan raya.Hanya saja bukan mobil yang lewat melainkan kapal-kapal seperti, speedboat, perahu nelayan sampai LCT, tongkang, tugboat dan berbagai macam kapal lainnya.

Sesampainya di Handil Base ternyata perjalanan belum selesai. Saya tidak ditempatkan di mess Handil tetapi di CPU. CPU terletak di dalam delta sungai mahakan. Jadi saya harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan speedboat milik perusahaan yang bisa ditempuh sekitar 2 jam perjalanan. Uhh bisa dibayangkan kan betapa letihnya badan ini. Sepanjang perjalan tidak ada yang lebih indah selain tidur saja. Mau lihat pemandangan? Ya paling-paling hanya melihat kapal-kapal berkeliaran, sungai mahakan yang kotor dan cokelat pekat dan jika beruntung kita bisa melihat buaya hehe.. Ada tempelan di speedboat yang membuat saya geli, “Jangan turun ke air, Buaya menunggu anda” hehe.. itu saking banyaknya buaya di delta sungai Mahakan ini.

Sampai di CPU jangan pernah khawatir dengan fasilitas disini. Meskipun berada di tengah delta sungai, tapi kita akan mendapatkan fasilitas kamar tidur dengan kamar mandi dalam (kalau masih ada), jatah makan dengan system prasmanan pagi, siang dan malam, coffe break dan fasilitas lain seperti masjid, fitmess centre dan lapangan olahraga. Mau tau gak enaknya? Kita tidak bisa kemana-mana dan tidak ada toko atau warung disini hehe..

Tinggal di CPU hanya beberapa hari, sekedar mereview data pekerjaan dan bertanya-tanya. Selainnya program utama saya adalah melihat langsung pekerjaan di lapangan. Untuk itu saya tidak bisa berlama-lama di mess. Sekarang saya harus benar-benar ke lapangan.

Live at Crane Barge

Selanjutnya saya dikirim ke Crane Barge.Crane Barge adalah sebuah barge/tongkang lengkap dengan fasilitas akomodasinya yang dilengkapai dengan sebuah crane untuk melaksanakan pekerjaan di lapangan. Meskipin bentuknya seperti kapal (ya memang kapal hehe) semua fasilitas lengkap. Layaknya seperti hotel deh. Sebagian besar pelaksanaan KP saya adalah di atas Crane Barge. Banyak pekerjaan yang saya pelajari mulai dari dredging, lifting, protection pile removal, dan installation pin connector. Jika rasa jenuh dating, biasanya jika ada awak kapal yang melakukan perjalanan ke darat, maka kita diajak ikut serta. Ke darat maksudnya ke Handil Base. Nah kalo ke Handil kita bisa menemukan perkampungan dan toko serta warung buat nongkrong tepatnya di luar camp Total hehe..

cb

Gambar Crane Barge Sederhana

(bersambung….)


December 27, 2008 Posted by | Dongeng Kerja Praktek | , , , , , , , | 38 Comments