..sedikit berbagi ilmu..

ketika ilmu begitu bermanfaat

Tahapan Pekerjaan Offshore Pipelaying

….

Video di atas menjelaskan secara singkat bagaimana proses pekerjaan offshore pipelaying. Mari coba kita simak bersama dan kita bahas hehe…

  • Time : 00 00
    • Proses transfer pipa dari transportation barge ke pipelay barge. Coba perhatikan dengan seksama, pipa ini merupakan jenis anode joint, ada anode ditengah-tengah pipa.
  • Time : 00 35
    • Ini merupakan lineup station (beadstall) dimana proses persiapan pipeline dimulai. Aktivitas yang ada disini antara lain bevelling, buffing, pre-heat, dan lain-lain. Dalam video ini akan terlihat mesin kotak berwarna merah (Tine 00.43), itu biasa disebut sebagai Pipe Face Machine.Terlihat juga riggers melakukan pengecatan nomer field joint. Continue reading
Advertisements

March 5, 2010 Posted by | Offshore, oil and gas, Piping/Pipeline | , , , , , , , , , , | 13 Comments

OFFPIPE (lagi) dan Floating Stinger

Halloooo… selamat datang kembali di blog ini..
Setelah kurang lebih hampir setahun nih ga pernah nulis lagi, sekarang mencoba menulis dan merangkai kata demi kata untuk berbagi bersama dan sekedar sharing pengalaman.

Seperti judulnya, postingan kali ini masih seputar si offpipe dengan sahabatnya si stinger. Pada proyek yang saya kerjakan kebetulan jenis stingernya berupa floating stinger sehingga pemodelan dalam offpipe juga harus dimodelkan sebagai floating stinger dimana perlakuannya amat berbeda dengan fixed stinger. Pada saat kita memakai fixed stinger, asumsi offpipe menganggap bahwa si stinger menjadi satu bagian dengan bargenya, menjadi satu kesatuan, satu rigid body dan jika bergerak juga secara bersama-sama. Sedangkan jika kita menggunakan jenis floating stinger maka offpipe akan beasumsi pada model kita terdapat 2 rigid body (barge dan stinger) yang terkoneksi menjadi satu dan mempunyai perilaku pergerakan yang tidak sama, atau lebih gampangnya mereka bergerak sendiri-sendiri dan tidak seirama hehe…

Akibatnya? Tentu saja waktu yang diperlukan untuk optimasi tinggi roller akan semakin lama. Jika biasanya dengan menggunakan fixed stinger kita akan mendapatkan bagian yang paling kritikal adalah di last roller on stinger karena secara logika di daerah itu pipa akan terbentur-bentur ke roller akibat bargenya goyang-goyang kena gelombang maka di floating stinger kita akan menemukan 2 tempat yang paling kritis, yaitu tetap di last roller on the stinger dan yang satunya lagi di last roller on the barge. Hal ini diakibatkan karena barge dan stinger bergerak sendiri-sendiri dan tidak seirama. Continue reading

March 5, 2010 Posted by | Piping/Pipeline | , , , , , , , , | 9 Comments